Desa Lengkong, 25 September 2024— Pada hari Rabu, 25 September 2024, Desa Lengkong mengadakan musyawarah desa yang fokus pada pendataan anak-anak putus sekolah. Kegiatan ini dihadiri oleh kepala desa, anggota BPD, dan warga setempat.
Kepala Desa Lengkong, menyampaikan urgensi masalah ini, "Kita harus mengetahui jumlah anak yang putus sekolah agar dapat merancang program intervensi yang efektif." Beliau juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung pendidikan anak.
Dalam musyawarah, dibentuk tim pendata yang terdiri dari relawan dari desa. Tim ini akan melakukan survei ke setiap rumah untuk mengidentifikasi anak-anak yang tidak bersekolah dan mengumpulkan data yang diperlukan.
Warga desa memberikan berbagai masukan, termasuk ide untuk bekerja sama dengan lembaga pendidikan dan organisasi sosial dalam menyediakan akses pendidikan bagi anak-anak yang putus sekolah. Beberapa peserta juga mengusulkan penyelenggaraan program bimbingan belajar di desa.
Musyawarah diakhiri dengan harapan bahwa upaya pendataan ini dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan akses pendidikan di Desa Lengkong dan mendorong anak-anak kembali ke sekolah.