Pemdes Lengkong, Lengkong - Pertunjukan Wayang Kulit di Desa Lengkong tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga sarana pelestarian budaya yang telah ada sejak ratusan tahun lalu. Para dalang yang tampil di sini tidak hanya mengandalkan keterampilan memainkan wayang, tetapi juga keahlian dalam menyampaikan filosofi kehidupan melalui cerita-cerita epik dari pewayangan.
Salah satu dalang, mengungkapkan bahwa Wayang Kulit di Desa Lengkong sudah menjadi bagian dari identitas masyarakat setempat. “Kami berusaha untuk menjaga agar seni Wayang Kulit tidak punah, karena selain menjadi hiburan, juga sebagai sarana pendidikan moral dan budaya bagi generasi muda,” ujarnya.
Pemerintah Desa Lengkong juga memberikan dukungan penuh terhadap pelestarian seni Wayang Kulit. Wayang Kulit yang melibatkan anak-anak muda desa untuk belajar menjadi dalang atau pengrajin wayang.
Dengan adanya upaya pelestarian dan minat yang terus berkembang, Wayang Kulit di Desa Lengkong menjadi bukti bahwa budaya tradisional bisa terus hidup dan relevan di tengah zaman yang terus berubah.