Sejarah Desa Banjardowo



SEJARAH DESA BANJARDOWO

 

Sejarah Desa Banjardowo tidak terlepas dari sejarah masyarakat tradisional di Kabupaten Nganjuk. Desa ini pada awalnya bernama Bantardowo yang mengandung arti bahwa letak geografis desa ini berada di kawasan bantaran Sungai Widas sepanjang 3 km. Namun dengan berjalannya waktu dan perkembangan zaman kata Bantardowo berubah menjadi Banjardowo dan tidak diketahui alasan cerita yang pasti berubahnya nama desa baik dari sumber Lurah seumur hidup bernama SOERO PAWIRO maupun dari sesepuh Desa Banjardowo lainnya. Lurah SOERO PAWIRO adalah Kepala Desa yang sabar, berwibawa, dan memasyarakat karena sangat terpengaruh oleh gaya hidup yang sangat sederhana selayaknya masyarakat desa pada zaman itu. Sepeninggalnya Lurah SOERO PAWIRO, jabatan Lurah digantikan menantunya yang bernama SASTRO SOEMARTO. Lurah Sastro Soemarto menjabat selama 38 Tahun.

Pada tahun 1990 mulai diberlakukannya UU No. 5 tahun 1979 kata sebutan LURAH diganti dengan KEPALA DESA. Kepala Desa periode 1990-1998 dijabat oleh SUPARTONO, periode 1999-2007 juga dijabat oleh SUPARTONO, kemudian periode 2008-2019 dijabat oleh R.SUKANTO, dan untuk periode berjalan ini 2019-2025 Kepala Desa dijabat oleh WARSIDI.